Minggu, 22 Maret 2026

Ikhtibar Akhirussanah 2025/2026

ikhtibar tahriri

Ikhtibar Akhirussanah merupakan kegiatan penting dalam rangkaian evaluasi pembelajaran santri Pondok Pesantren Miftahussalam Banyumas. Sebagaimana layaknya ujian, kegiatan ini bertujuan mengukur penyerapan materi yang diajarkan sekaligus menilai kesungguhan santri dalam menuntut ilmu. Melalui Ikhtibar Akhirussanah, pesantren dapat mengetahui perkembangan kemampuan santri secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ikhtibar juga menjadi sarana melatih kedisiplinan, tanggung jawab, serta kejujuran dalam proses belajar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai penutup rangkaian pembelajaran di Pondok Pesantren Miftahussalam terutama pada bidang Program Kepesantrenan terkhusus lagi bagi santri kelas 6. Dengan adanya ikhtibar, santri diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari. Selain itu, ikhtibar menjadi tolok ukur kesiapan santri mengabdikan diri di masyarakat. Pesantren menegaskan bahwa ikhtibar bukan sekadar ujian, melainkan proses pembentukan karakter. Oleh karena itu, seluruh santri diharapkan mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan.

Pelaksanaan Ikhtibar Akhirussanah tahun pelajaran 2025/2026 diselenggarakan bagi kelas 3 dan 6 dengan jadwal yang terpaut cukup jauh, mengingat kelas 3 masih harus fokus dengan Ujian Madrasah. Untuk kelas 6, ikhtibar akan berlangsung mulai tanggal 6 - 11 April 2026. Sementara itu, kelas 3 akan melaksanakan ikhtibar mulai tanggal 30 April - 6 Mei 2026. Pembagian waktu ini bertujuan agar setiap jenjang dapat fokus menghadapi ujian. Jadwal yang telah ditetapkan diharapkan dipatuhi seluruh santri dengan penuh kedisiplinan. Kehadiran tepat waktu menjadi bagian penting dalam kelancaran pelaksanaan ujian.

Materi Ikhtibar Syafahi mencakup tiga bidang utama yaitu Al-Qur’an, Fiqih, dan Bahasa Arab. Santri akan diuji secara lisan untuk menilai kemampuan membaca dan memahami. Ujian syafahi juga menilai ketepatan jawaban serta kelancaran penyampaian materi. Pelaksanaan dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal yang ditetapkan panitia. Selain ujian tatap muka, panitia menyediakan opsi mengikuti syafahi secara online. Santri yang memilih jalur online dapat mengirimkan video sesuai ketentuan berlaku. Video harus memuat identitas peserta serta penyampaian materi sesuai instruksi penguji. Durasi, format, dan tata cara pengiriman mengikuti syarat dan ketentuan panitia. Opsi ini diberikan bagi santri yang ingin mengikuti ikhtibar dengan 'cara yang berbeda'. Namun kualitas penilaian tetap disamakan dengan pelaksanaan tatap muka. Dengan pilihan ini diharapkan seluruh santri dapat mengikuti ikhtibar dengan lebih maksimal.

Pesantren menghimbau seluruh santri mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin sebelum ikhtibar. Persiapan dapat dilakukan dengan mengulang materi yang telah dipelajari sebelumnya. Santri dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an sebagai bekal ujian syafahi. Pengulangan materi Fiqih juga penting untuk memperkuat pemahaman hukum ibadah. Kosakata bahasa Arab yang telah dipelajari juga perlu untuk dimurojaah kembali. Santri juga disarankan membuat jadwal belajar mandiri sesuai kebutuhan. Menjaga kesehatan fisik sangat penting agar dapat mengikuti ujian optimal. Istirahat cukup dan pola makan teratur membantu meningkatkan konsentrasi belajar. Santri diminta menyiapkan perlengkapan ujian sebelum hari pelaksanaan. Persiapan mental dengan doa dan kesungguhan akan membantu menghadapi ujian.

Pesantren berharap seluruh santri mengikuti Ikhtibar Akhirussanah dengan penuh keseriusan. Ujian ini bukan hanya tentang nilai tetapi proses pembentukan karakter. Sikap disiplin dan kejujuran menjadi bagian penting selama pelaksanaan ikhtibar. Pesantren mendorong santri menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Hasil ujian akan menjadi bahan evaluasi pembelajaran selanjutnya. Pesantren berharap santri memperoleh hasil yang maksimal sesuai usaha. Selain itu, ikhtibar menjadi kesempatan menunjukkan kesungguhan dalam menuntut ilmu. Pesantren juga mendoakan seluruh santri diberikan kemudahan mengikuti ujian. Semoga pelaksanaan Ikhtibar Akhirussanah berjalan lancar dan penuh keberkahan. Mudah-mudahan seluruh santri memperoleh hasil terbaik dan membanggakan. [am4]


Daftar materi ikhtibar syafahi

https://drive.google.com/drive/folders/1vSPocW9a4tuPtHNxL2FsPHl_7pnUNQye?usp=drive_link


Read More

Senin, 12 Januari 2026

Syarat Pendaftaran

Formulir pendaftaran santri baru tahun pelajaran 2026/2027 bisa diperoleh dengan mengunjungi kantor sekretariat pesantren atau melalui online pada link yang kami sediakan di akhir postingan ini.

Adapun berkas-berkas yang diperlukan dalam pengisian formulis pendaftaran adalah sebagai berikut:


✔ Scan/fotokopi akte kelahiran

✔ Scan/fotokopi kartu keluarga

✔ Raport semester terakhir (termasuk halaman identitas dan capaian belajar) atau kartu NISN

✔ Scan kartu BPJS (jika ada)

✔ Foto 3x4 sebanyak 3 lembar

✔ Foto bukti transfer atau kwitansi biaya pendaftaran



Link Pendaftaran Santri Baru:

Pendaftaran Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Pendaftaran Madrasah Aliyah (MA)





Read More

Brosur Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027

Read More

Rabu, 07 Januari 2026

Informasi dan Kontak


Kampus Utama : Jln. Raya Kejawar 072 RT 001/003 Banyumas, Jawa Tengah 53192

Takhasus Putra : Kedunguter, RT. 02, RW. 03, Kedungter Kidul, Kedunguter, Banyumas, Jawa Tengah 53192

Takhasus Putri : Karangbajing, Kejawar, Banyumas, Jawa Tengah 53192

(0281) 796121

Read More

Sabtu, 08 November 2025

Pendaftaran Santri Baru tahun 2026/2027


Pendaftaran Santri Baru untuk Tahun Pelajaran 2026/2027 telah dibuka. Demi memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk mendidik putra-putrinya menjadi anak-anak yang sholeh dan sholihah, Pondok Pesantren Miftahussalam Banyumas membuka kembali program pendaftaran santri baru non-asrama dan program unggulan Tahfidz 30 Juz.


Formulir pendaftaran santri baru tahun pelajaran 2026/2027 bisa diperoleh dengan mengunjungi kantor sekretariat pesantren atau melalui online pada link yang kami sediakan di akhir postingan ini.

Adapun berkas-berkas yang diperlukan dalam pengisian formulis pendaftaran adalah sebagai berikut:

✔ Scan/fotokopi akte kelahiran

✔ Scan/fotokopi kartu keluarga

✔ Raport semester terakhir (termasuk halaman identitas dan capaian belajar) atau kartu NISN

✔ Scan kartu BPJS (jika ada)

✔ Foto 3x4 sebanyak 3 lembar

✔ Foto bukti transfer atau kwitansi biaya pendaftaran


Klik link berikut sesuai jenjang

Pendaftaran Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Pendaftaran Madrasah Aliyah (MA)

Read More

Kamis, 21 Februari 2019

Profil Pesantren

Pondok Pesantren Pendidikan Islam Miftahussalam Banyumas adalah salah satu Pondok Pesantren Modern di Jawa Tengah bagian barat  yang memadukan kurikulum pesantren modern dan kurikulum Kementrian Agama/Kementrian Pendidikan Nasional sehingga menyelenggarkan pendidikan formal Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. 

Mulai Tahun 1986, Pondok Pesantren Pendidikan Islam Miftahussalam membuka hubungan dengan Pondok Pesantren Modern Gontor dalam upaya menggalakan Bahasa Arab dan Inggris sebagai identitas pondok modern. Sejak saat itu Pondok Modern Gontor mengirimkan alumninya untuk membina Bahasa Arab dan Inggris serta muatan kepondokan.


Ujian & Setoran hafalan santri program Tahfidzul Qur'an PP. Miftahussalam Banyumas


SEJARAH PONDOK PESANTREN PENDIDIKAN ISLAM
MIFTAHUSSALAM BANYUMAS

Pondok Pesantren Pendidkan Islam Miftahussalam Banyumas atau pada saat berdir bernama Pondok Pesantren Pendidikan Islam adalah sebuah pesantren yang didirikan atas gagasan dari Bapak H.O.S Notosuwiryo (Pensiunan Pegawai Jawatan Agama kabupaten Banyumas). Inisiatif ini timbul sebagai upaya membangun lembaga pendidikan pondok pesantren yang mampu mendidik para santri dalam memahami ilmu-ilmu agama. Inisiatif ini terus begulir dan mendapat sambutan dari berbagai kalangan dan tokoh masyarakat di Kabupaten Banyumas  sehingga melalui GUPPI Cab. Banyumas yang pada saat itu (1976) diketuai oleh K.H. Syamsuri Ridwan berdirilah Pondok Pesantren Pendidikan Islam Banyumas pada hari Sabtu manis tanggal 17 Januari 1976/15 Muharram 1396 yang diresmikan oleh  Bupati Banyumas (Poedjadi Djaring Bandajuda) dengan disaksikan oleh:

1. R.M. Soeharjo Seorjopranoto, Pembantu Gubernur Jawa Tengah Daerah Karesidenan Banyumas.
2. Kol. Zaeni Dahlan , DanRem 071 Banyumas
3. Let.Kol. Roedjito DanDim 0701 Banyumas
4. Mayoor Niat Djojosusilo, Wa Dan Res 911 Banyumas
5. Kisworo, Ketua DPD Golkar Dati II Kab. Banyumas
6. Drs. Djarwoto Aminoto, Kepala Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Banyumas.

Areal yang digunakan pondok menempati gedung Eks Karesidenan Banyumas yang sudah lama tidak ditempati. Penyerahan tanah seluas 1.5 ha dilakukan oleh Komando Distrik Militer 0701 Banyumas selaku Pembantu Kuasa Perang tanggal 29 November 1967 kepada Yayasan Pondok Pesantren Pendidikan Islam Banyumas. Adapun luas tanah yang digunakan untuk bangunan Pondok Pesantren adalah 14.969 m2.

Pada awal pendirian PPPI Banyumas, pengurus Yayasan mempercayakan pengelolaan pondok pesantren kepada:

1. K. Mukhtar Mu’thi sebagai Pimpinan Pondok
2. K. A.K. Hadisiswojo sebagai wakil Pimpinan Pondok
3. Nirkam Ahmari, BA sebagai pembantu pimpinan bidang pendidikan merangkap keuangan bidang pendidikan.
4. Rosjichun, sebagai pembantu pimpinan bidang kepondokan, pendidikan pondok merangkap keuangan pondok,  dibantu beberapa staf pengajar;
1. Sdr. Madjid untuk bidang keterampilan dan/Bahasa Indonesia
2. Sdr. Ngaliman, BA, bidang studi Bhs. Inggris
3. Sdr. Watori, BA bidang studi Kesenian
4. Sdr. Sutargo, HD, bidang studi  Fisika
5. Sdr. Ahmad Sajidi (Penilik Somagede)
6. Sdr. Mutoyib (Kepala KUA Kec. Banyumas)
7. Ustadzah Muslihah
Sedangkan yang berdomisili di Pondok adalah;
1. Keluarga K. Muhtar Mu’thi
2. Keluarga Nirkam Ahmari, BA
3. Keluarga Rosjichun, S.Ag
4. Keluarga Watori, BA.

Tingkat pendidikan formal pada awal pendirian Pondok Pesantren Pendidikan Islam Banyumas adalah Madrasah Tsanawiyah dengan ditambah keterampilan-keterampilan pada sore harinya, adapun jenis keterampilan yang diberikan pada saat itu adalah:
1. Keterampilan Las ; memperbaiki perabot kelas dan ranjang
2. Keterampilan Drum Band
3. Keterampilan membuat perkakas dapur dari triplek dan bambu

Pada awal berdirinya Pondok Pesantren, para santri datang dari semua kecamatan di Kabupaten Banyumas yaitu  melalui KUA Kecamatan yang mengirimkan dua orang santri sehingga pada tahun pertama jumlah santri yang mengikuti pendidikan di pondok ini berjumlah 42 orang. Kemudian, pada Tahun Pelajaran 1979/1980 Pondok Pesantren membuka pendidikan lanjutan dari Madrasah Tsanawiyah yaitu Madrasah Aliyah PPPI Banyumas. 

NB: Copast dari data pesantren, (Jika ada kekeliruan cerita/peristiwa diluar tanggungjawab admin website)(4B33 K315)
Read More